Sebuah Perjalanan Karir Yang Halal dan Barokah

Sebuah Perjalanan Karir Yang Halal dan Barokah
''Mencari Rezeki Yang Halal adalah Wajib Sesudah Menunaikan Yang Fardhu (Seperti Shalat,Puasa,Dll).(HR.Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)
Tampilkan postingan dengan label Melamar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Melamar. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Mei 2012

5 Point Sukses Melamar Lowongan Pekerjaan

AppId is over the quota
AppId is over the quota
5 Point Sukses Melamar Lowongan Pekerjaan

Persaingan di dunia kerja dewasa ini sangat tinggi karena sedikitnya lapangan kerja dibandingkan dengan banyaknya para pencari kerja. Untuk mendapatkan pekerjaan kita harus mempunyai keahlian khusus yang dibutuhkan misalnya tingkat pendidikan dan spesifikasinya, computer, bahasa, pengalaman, dll. Dalam proses lamaran kerja kita juga harus mempunyai cara atau kiat sehingga mudah untuk mendapatkan kerja.


Agar bisa diperhitungkan di tempat Anda melamar pekerjaan, Anda harus bisa memberikan sesuatu yang lebih. Tak hanya daftar riwayat hidup yang mengagumkan, tetapi juga harus bisa memberikan impresi yang positif saat wawancara kerja. Berikut adalah pesan tersirat yang bisa Anda sampaikan bahkan sebelum wawancara kerja, untuk menciptakan kesan bahwa Anda adalah calon karyawan yang patut dipekerjakan

“Saya profesional"
Para pelamar kerja yang mengikuti proses aplikasi secara serius akan ditangani secara serupa oleh si pemberi kerja. Semisal, bacalah kembali materi surat lamaran Anda untuk kesalahan ketik atau kesalahan penulisan. Tak ada salahnya jika Anda minta tolong orang yang Anda percaya untuk membaca ulang surat lamaran dan CV Anda, sebagai tindakan pencegahan jika terjadi kesalahan penulisan. Juga, berhati-hatilah dengan penggunaan bahasa. Hindari penggunaan kata-kata informal, atau bahasa asing bila hal tersebut tak terlalu penting.

“Saya orang yang harus mencapai target"
Departemen HRD selalu dibanjiri lamaran pekerjaan dari sana-sini. Bisa jadi lamaran pekerjaan Anda hanya dilihat sekilas. Untuk menghadapi masalah tersebut, sebaiknya Anda mencoba ambil inisiatif. Semisal, jika Anda mengirimkan lamaran pekerjaan tanpa ada iklan atau apa pun, cantumkan kalimat penutup, seperti, “Saya menunggu tanggapan dari Bapak/Ibu.” Atau, untuk lebih proaktif, cantumkan, “Jika tidak mengganggu, saya akan menghubungi Bapak/Ibu pada hari Selasa, pukul 15.00, untuk mendiskusikan kemungkinan saya di posisi yang saya lamar.”
Anda juga bisa mencoba untuk menghubungi si manager personalia perihal lamaran Anda. Namun, jangan lakukan hal ini jika di media yang mengiklankan lowongan tersebut tercantum bahwa Anda tak diperbolehkan menghubungi mereka. Dengan menghubungi tempat kerja tersebut dalam jangka waktu 2 minggu pengiriman, Anda bisa memastikan apakah sebaiknya Anda menunggu atau mencoba yang lain.

“Saya adalah ahlinya"
Perusahaan di mana pun pastinya akan lebih senang jika mereka bisa mempekerjakan seseorang yang memiliki keahlian tinggi. Anda bisa juga mencantumkan berbagai keahlian dan sertifikat yang Anda miliki, dan berkaitan dengan pekerjaan yang Anda incar tadi. Jangan lupa, jika Anda juga tergabung dengan asosiasi tertentu, cantumkanlah. Hal ini bisa membuat Anda bernilai tambah karena memiliki koneksi ke institusi tersebut, jika sewaktu-waktu diperlukan.

“Saya bisa mengurangi pengeluaran"
Di masa ekonomi seperti sekarang ini, banyak perusahaan yang mencari ragam cara untuk mengurangi pengeluaran. Jika Anda pernah memiliki kesuksesan memotong pengeluaran di perusahaan sebelumnya, terangkanlah cara Anda melakukannya di CV. Misalkan, ketika Anda melamar pekerjaan sebagai asisten administrasi. Anda bisa mencantumkan bahwa di perusahaan sebelumnya Anda pernah menegosiasikan ulang kontrak dengan pemasok alat-alat kantor, yang berakibat pada penghematan kantor tanpa perlu mengurangi kualitas dan kuantitas.

“Saya mampu memberikan apa yang dibutuhkan perusahaan”
Untuk menunjukkan bahwa Anda adalah karyawan terbaik, pastikan bahwa lamaran Anda ditargetkan untuk posisi yang spesifik. Gunakan kata-kata yang sekiranya tepat untuk posisi yang dilamar. Buat kata-kata seakurat mungkin yang mendeskripsikan pengalaman dan kualifikasi Anda. Kebanyakan perusahaan menggunakan program peranti lunak yang memindai kata-kata spesifik untuk kata-kata yang tepat dan spesifik yang berhubungan dengan posisi tertentu. Jadi, meskipun Anda cukup qualified untuk posisi tertentu, namun jika tidak menggunakan terminologi yang dicari, maka lamaran pekerjaan Anda mungkin tak akan dilihat

Mengirimkan “pesan” tersirat kepada perusahaan yang Anda incar tak berarti menggaransikan bahwa Anda akan mendapatkan pekerjaannya. Namun, bisa meningkatkan peluang dipanggil untuk wawancara kerja. Nah, dari sana, Anda bisa memberikan kesan terbaik Anda.

5 Point Sukses Melamar Lowongan Pekerjaan



Peliculas Online

Read more »

Sabtu, 28 April 2012

Tips Mengatasi Gagal Melamar Kerja

Mendapatkan pekerjaan di masa kini tidaklah gampang. Salah satu halyang dapat anda siasati adalah mencermati persiapan dalam melamar pekerjaan. Jangan sampai hanya karena teledor menyiapkan persyaratan yang telah ditetapkan perusahaan, kesempatan kerja yang sudah tipis pun melayang. Untu mendapatkan hasil yang maksimal maka perlu untuk mengetahui beberapa kesalahan yang sering timbul saat proses melamar kerja. Beberapa kesalahan yang sering dilakukan pelamar tersebut diantaranya adalah:


- Kelengkapan surat-surat
Sebaiknya anda memeriksa kelengkapan dokumen sebelum anda melangkah ke luar dari rumah. Tidak lengkapnya dokumen adalah salah satu kesalahan fatal yang mengakibatkan ditolaknya permohonan kerja. Bila anda termasuk orang yang ceroboh maka mintalah bantuan dari teman dekat atau kerabat untuk memeriksa dokumen yang diperlukan.


- Datang terlambat
Kebiasaan jam karet yang biasanya bersifat menular sebaiknya dihindari. Perusahaan asing banyak yang tidak mentolerir keterlamabatan calon pelamar, terutama saat diundang untuk mengikuti serangkaian tes. Untuk mengatasi hal ini cobalah untuk melakukan survey sehari sebelum tes berlangsung. Tambahkan setengah jam dari waktu tempuh yang dibutuhkan.


- Berpakaian kurang sopan
Keberhasilan seringkali dimulai dari kesan dan pandangan pertama. Penyeleksi tentu akan memiliki penilaian sendiri saat melihat pelamar kerja melakukan wawancara. Untuk itu hindari pemakaian aksesoris yang berbeda dengan kebiasaan.


- Mencantumkan referensi terlalu banyak
Referensi dalam curriculum vitae (CV) atau daftar riwayat hidup memang memegang peranan penting. Tetapi perlu diingat bahwa terlalu banyak mencantuman referensi akan memberi kesan anda memiliki mental suka menonjolkan diri dan tidak percaya pada kemampuan diri sendiri.


- Jangan meremehkan hobi
Jika anda mempunyai hobi yang unik yang kira-kira dapat membantu kreativitas kerja maka tak ada salahnya dicantumkan dalam CV. Biasanya pimpinan perusahaan lebih menyukai pekerja yang berbakat dalam bidangnya. Jika hobi ini merupakan faktor penting dalam posisi yang dilamar maka sebaiknya anda menulis sesudah perincian pengalaman kerja.


- Salah tulis atau sebut nama
Pimpinan perusahaan akan sakit hati seandainya namanya ditulis atau diucapkan secara keliru. Hal ini bisa mempengaruhi kewibawaan dan reputasi yang dimilikinya. Usahakan untuk meneliti kembali saat menulis nama dalam surat lamaran atau menyapa seseorang.


- Melebihkan keterampilan
Umumnya penyeleksi akan lebih jeli akan hal ini. Mereka akan terus meneliti bagian-bagian dalam CV atau daftar riwayat hidup yang diangap terlalu dibuat-buat. Bahkan ada yang mempersiapkan tes praktik langsung untuk menguji kebenaran laporan anda. Oleh karena itu jangan coba untuk menonjolkan sesuatua yang tidak anda miliki.


- Bicara berbelit-belit
Wawancara merupakan saat yang tepat untuk mengungkapkan semua keinginan yang terdapat dalam diri anda. Pewawancara pasti akan menanyakan semua segi yang berhubungan dengan daftar riwayat hidup anda. Dalam menyerap informasi yang anda kirimkan maka mereka akan menggunakan logika berpikir yang rasional. Setiap uraian akan dihubungkan dengan keterangan sebelumnya. Karena itu jangan memberikan keterangan yang berbelit-belit. Jika penyeleksi menganggap anda memberikan keterangan yang tidak jelas maka jangan berharap banyak.




View the original article here




Peliculas Online

Read more »

Senin, 23 April 2012

Tips Melamar Pekerjaan

Di zaman ini, tingkat persaingan semakin ketat. Dalam hal apapun juga persaingan akan selalu kita temui dalam kehidupan. Tingginya tingkat persaingan ini diakibatkan oleh pertambahan jumlah penduduk yang semakin tinggi. Begitupun dalam hal pekerjaan. Terbatasnya jumlah pekerjaan tidak sebanding dengan tingginya jumlah penduduk sehingga memunculkan persaingan yang ketat diantara pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkannya. Namun walaupun begitu, para pencari kerja tidak boleh berputus asa dan kehilangan semangat. Biasanya perusahaan akan menyeleksi berkas pelamar yang masuk sehingga penting bagi para pelamar untuk membuat berkas lamarannya menarik. Bagian rekrutmen karyawan biasanya harus menyeleksi setumpuk berkas sehingga hanya memerlukan waktu beberapa menit saj abagi mereka untuk menentukan calon pelamar mana yang memenuhi kualifikasi perusahaan dan jabatan yang dilamar. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa anda ikuti:


1. Lamarlah pekerjaan yang anda minati dan yakin anda mampu melaksanakannya,


2. Surat lamaran harus berkesan individual atau personal khusus untuk perusahaan yang dimaksud, jangan membuat surat lamaran yang sudah diformat secara standard atau meniru mentah-mentah dari buku,


3. Usahakan surat lamaran singkat, faktual dan menarik dengan bahasa yang jelas dan penampilan yang menarik dalam arti rapi (tidak terdapat kesalahan dalam ejaan atau tata bahasa), bersih (jangan sampai ada koreksi seperti tip-ex atau perbaikan dengan pensil atau bolpoin, dengan tinta hitam diatas kertas putih) dan selalu berusaha ditujukan pada seseorang tertentu dengan spesifik (nama beserta jabatannya),


4. Maksimal surat lamaran hanya satu halaman saja, selalu dilengkapi dengan resume atau CV (curriculum vitae) dan beri penekanan pertama pada hal positif yang ada pada anda,


5. Resume atau CV sebaiknya dituliskan detail tentang diri anda, seperti latar belakang pendidikan, keterampilan-keterampilan yang anda miliki, pengalaman kerja (full time atau part time atau freelance yang mengesankan anda siap berkompetisi untuk melakukan suatu pekerjaan), dan prestasi yang pernah anda raih. Ciri resume yang baik adalah : rapi, jujur, simpel dan akurat. Sebaiknya bersih dengan susunan yang baik agar penyampaian informasi menarik dan mudah dibaca. Berilah jarak sebesar 1“ (minimal 1/2“ kalau ada kekurangan ruangan untuk mengisi informasi tentang diri anda). Bagian ini akan membuat resume anda menarik, mudah dibaca, bersih sekaligus memberi tempat bagi pembaca untuk memberikan catatan langsung pada resume anda. Pergunakanlah kertas dan tinta yang sama dengan surat lamaran,


6. Baca ulang surat lamaran dan resume atau CV anda dan pastikan tidak ada kesalahan tipografis, tata bahasa atau grammar, bahasa yang diulang-ulang (repetitif), layout yang kurang rapi (miring ataupun lurus) atau kesalahan lainnya. Satu kesalahan kecil saja akan menyebabkan anda kehilangan kesempatan yang penting unuk memperoleh pekerjaan,


7. Luangkan waktu untuk membaca buku atau literatur yang tersedia di toko-toko buku sekitar anda untuk memperoleh gambaran mengenai cara dan kiat efektif untuk menulis surat lamaran, resume atau CV maupun wawancara sehingga akan menunjang kesiapan anda.




 

Read more »